Pertemuan 1V (ADVERBIA)
A. Pengertian dan Ciri-ciri Adverbia
Dalam KBBI Edisi ke-4, adverbia yaitu kata yang memberikan keterangan verba, adjektiva, nomina, nomina vedikatif atau kalimat. Misalnya: Sangat, lebih, dan tidak. Adverbia sering juga disebut keterangan kalimat. Dilihat dari tataranya, perlu dibedakan adverbia dalam tataran frasa dari adverbia dalam tataran klausa. Dalam tataran frasa, adverbia adalah kata yang menjelaskan verba, adjektikva, atau adverbia lain. Dalam tataran klausa, adverbia mewatasi atau menjelaskan fungsi-fungsi sintaksis (fungsi kata didalam kalimat apakah sebagai subjek,objek, atau pelengkap dalam kalimat).
Dari segi bentuknya, adverbia dibedakan atas dua macam, yakni
1. Adverbia Tunggal
Adverbia tunggal dibedakan menjadi dua macam pula, yaitu
1.1. Adverbia yang Berupa Kata Dasar
Adverbia yang berupa kata dasar hanya terdiri atas satu kata dasar. Karena jenis adverbia dasar tergolong ke dalam kelompok kata yang keanggotaannya tertutup, maka jumlah adverbia yang berupa dasar itu tidak banyak. Contohnya: baru, hampir, lebih, segera, tentu, dan pasti.
1.2. Adverbia yang Berupa Kata Berafiks
Adverbia yang berupa kata berafiks diperoleh dengan menambahkan gabungan afiks se_nya atau afiks -nya pada kata dasar.
Contohnya: sebaiknya, sesungguhnya, rupanya, dan biasanya.
1.3. Adverbia yang Berupa Kata Ulang
Menurut bentuknya, adverbia yang berupa kata ulang dapat diperinci lagi menjadi empat macam, yaitu
a. Adverbia yang berupa pengulangan kata dasar. Contohnya: diam-diam
b. Adverbia yang berupa pengulangan kata dasar dengan penambahan prefiks se-. Contohnya: sepandai-pandai.
c. Adverbia yang berupa kata dasar dengan penambahan sufiks -an. Contohnya: kecil-kecilan.
4. Adverbia yang berupa pengulangan kata dasar dengan penambahan gabungan afiksse-nya. Contohnya: seikhlas-ikhlasnya.
2. Adverbia Gabungan
Adverbia gabungan terdiri atas dua adverbia yang berupa kata dasar. Adverbia gabungan itu ada yang berdampingan dan ada pula yang tidak berdampingan. Contohnya:
2.1 Adverbia yang berdampingan
contohnya: a. lagi pula rumahnya baru jadi minggu depan.
2.2 Adverbia yang tidak berdampingan
contohnya: a. kamu hanya membuang-buang waktu saja.
Dalam KBBI Edisi ke-4, adverbia yaitu kata yang memberikan keterangan verba, adjektiva, nomina, nomina vedikatif atau kalimat. Misalnya: Sangat, lebih, dan tidak. Adverbia sering juga disebut keterangan kalimat. Dilihat dari tataranya, perlu dibedakan adverbia dalam tataran frasa dari adverbia dalam tataran klausa. Dalam tataran frasa, adverbia adalah kata yang menjelaskan verba, adjektikva, atau adverbia lain. Dalam tataran klausa, adverbia mewatasi atau menjelaskan fungsi-fungsi sintaksis (fungsi kata didalam kalimat apakah sebagai subjek,objek, atau pelengkap dalam kalimat).
Dari segi bentuknya, adverbia dibedakan atas dua macam, yakni
1. Adverbia Tunggal
Adverbia tunggal dibedakan menjadi dua macam pula, yaitu
1.1. Adverbia yang Berupa Kata Dasar
Adverbia yang berupa kata dasar hanya terdiri atas satu kata dasar. Karena jenis adverbia dasar tergolong ke dalam kelompok kata yang keanggotaannya tertutup, maka jumlah adverbia yang berupa dasar itu tidak banyak. Contohnya: baru, hampir, lebih, segera, tentu, dan pasti.
1.2. Adverbia yang Berupa Kata Berafiks
Adverbia yang berupa kata berafiks diperoleh dengan menambahkan gabungan afiks se_nya atau afiks -nya pada kata dasar.
Contohnya: sebaiknya, sesungguhnya, rupanya, dan biasanya.
1.3. Adverbia yang Berupa Kata Ulang
Menurut bentuknya, adverbia yang berupa kata ulang dapat diperinci lagi menjadi empat macam, yaitu
a. Adverbia yang berupa pengulangan kata dasar. Contohnya: diam-diam
b. Adverbia yang berupa pengulangan kata dasar dengan penambahan prefiks se-. Contohnya: sepandai-pandai.
c. Adverbia yang berupa kata dasar dengan penambahan sufiks -an. Contohnya: kecil-kecilan.
4. Adverbia yang berupa pengulangan kata dasar dengan penambahan gabungan afiksse-nya. Contohnya: seikhlas-ikhlasnya.
2. Adverbia Gabungan
Adverbia gabungan terdiri atas dua adverbia yang berupa kata dasar. Adverbia gabungan itu ada yang berdampingan dan ada pula yang tidak berdampingan. Contohnya:
2.1 Adverbia yang berdampingan
contohnya: a. lagi pula rumahnya baru jadi minggu depan.
2.2 Adverbia yang tidak berdampingan
contohnya: a. kamu hanya membuang-buang waktu saja.





